Terlilit Tali Kapal, 2 ABK Jatuh ke Laut Karimun Kepri, 1 Tewas

Iwan Mohan ยท Rabu, 04 April 2018 - 09:27 WIB
Terlilit Tali Kapal, 2 ABK Jatuh ke Laut Karimun Kepri, 1 Tewas
Petugas dari tim SAR gabungan saat berupaya mencari jasad korban ABK yang tewas tenggelam di laut Karimun, Kepulauan Riau, Selasa (3/4/2018). (Foto: iNews/Iwan Mohan)

KARIMUN, iNews.id - Nasib nahas melanda dua orang anak buah kapal (ABK) KM Cahaya Gemilang di tepi laut Jalan Haji Arab, Puakang, Karimun, Kepulauan Riau. Keduanya terlilit tali saat akan melakukan penarikan kapal dan tercebur ke laut Selasa, 3 April 2018 sore. Akibatnya satu dari dua ABK nahas tersebut, mengalami patah tulang dan tewas tenggelam.

Setelah satu jam lebih melakukan pencarian, tim SAR yang dikomandoi oleh Lanal Tanjungbalai Karimun dan Polair Pores Karimun, akhirnya berhasil menemukan jasad Gunawan, satu dari dua ABK Kapal Jaring KM Cahaya Gemilang yang terlilit tali lalu tercebur ke laut.

Menurut rekan kerja korban, Rohman, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, 11 ABK kapal jaring KM Cahaya Gemilang yang berasal dari Jawa Tengah, sedang persiapan berlayar. Kesebelas ABK yang baru pertama kali berlabuh di Tanjungbalai Karimun ini, tidak menyadari kalau maut sedang mengintai.

Pada saat tali kapal akan ditarik oleh kapal lainnya menuju laut, tanpa disadari tali tersebut melilit Gunawan dan Sutrisno. Dua ABK ini langsung tertarik dan tercebur ke laut. Sutrisno (37) yang bisa berenang berhasil menyelamatkan diri. Sementara, Gunawan tewas di lokasi kejadian.

“Yang satu bisa berenang, tapi yang Gunawan tidak bisa. Jadinya tenggelam,” kata Rohman.

Setelah ditemukan, jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Muhammad Sani Karimun. Setelah pemeriksaan, diketahui korban Gunawan meninggal karena ada bagian tubuhnya yang mengalami patah tulang.

Rudi, seorang saksi peristiwa itu menjelaskan, korban Gunawan ditemukan tim SAR dalam keadaan sudah tidak bernyawa di bagian bawah kapal jaring KM Cahaya Gemilang. “Tadi didapatnya di bawah kapal Pak. Sudah mengambang pas didapat,” kata Rudi.

Hingga Selasa malam, pihak Satpol Air Polres Karimun masih terlihat di lokasi kejadian untuk menyelidiki penyebab pasti kematian korban. Sementara, korban selamat, Sutrisno,  yang menderita luka memar di wajah dan punggung, masih dirawat di Rumah Sakit Muhamad Sani Karimun.


Editor : Himas Puspito Putra